Terbukti, Olahraga Lebih Baik daripada Obat

plb_131127_olahraga

Selain menyehatkan tubuh, ternyata manfaat olahraga lebih baik daripada mengkonsumsi obat, terutama bagi penderita jantung dan diabetes. Pernyataan tersebut ditemukan setelah para peneliti dari London School of Economics, Harvard Medical School dan Stanford University School of Medicine melakukan percobaan.

Mereka membandingkan efek terapi fisik, seperti olahraga ringan, dengan konsumsi obat pada empat penyakit yang berbeda, yaitu, penyakit jantung, pemulihan stroke, pengobatan gagal jantung, dan pencegahan diabetes. Para ilmuwan itu mendapatkan 305 hasil percobaan yang melibatkan 339.274 orang yang sedang melakukan program latihan terapi fisik dan obat sebagai langkah penyembuhan.

Penelitian itu menemukan, terapi fisik berpengaruh cukup besar bagi penderita stroke dan penyakit jantung. Terapi fisik juga dirasa lebih bermanfaat bagi penderita diabates. Mereka mengaku bahwa terapi fisik menurunkan kadar gula lebih banyak dari pada mengkonsumsi obat.

Akan tetapi, tak semua peserta cocok dengan terapi fisik ini. Satu-satunya kelompok yang tidak mendapat keuntungan dari terapi obat adalah pasien gagal jantung. Diperkirakan karena aktivitas fisik memang tak dianjurkan untuk mereka.

Untuk menjaga kesehatan secara optimal, para ahli merekomendasikan berolahraga sekitar 2,5 jam seminggu. Bagi yang masih sehat, aktivitas fisik juga sangat bermanfaat karena otot jantung dan penampilan fisik bisa lebih terjaga.

Sumber: Tempo.co 05/10/13

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s